Hai Bapak-Ibu, saya mau bahas lumayan panjang tentang MPASI. Kenapa di usia 6 bulan bayi sudah harus mulai makan? Apa masih berlaku pedoman 4 sehat 5 sempurna? Seperti apa pedoman gizi seimbang dan 4 bintang? Bagaimana tekstur MPASI yang baik? Yuk simak artikel yang saya ambil dari WHO dan Depkes mengenai MPASI.
Pada anak usia 6-24 bulan, kebutuhan terhadap berbagai zat gizi semakin meningkat dan tidak lagi dapat dipenuhi hanya dari ASI saja. Pada usia ini anak berada pada periode pertumbuhan dan perkembangan cepat, mulai terpapar terhadap infeksi dan secara fisik mulai aktif, sehingga kebutuhan terhadap zat gizi harus terpenuhi dengan memperhitungkan aktivitas bayi/anak dan keadaan infeksi. Agar mencapai Gizi Seimbang maka perlu ditambah dengan Makanan Pendamping ASI (MP-ASI), sementara ASI tetap diberikan sampai bayi berusia 2 tahun. (1)
Bagaimanakah MPASI yang baik itu?
Apakah Pedoman 4 Sehat 5 Sempurna Masih Berlaku?
Pedoman 4 sehat 5 sempurna merujuk pada porsi makan yang berisi makanan pokok, lauk-pauk, buah, sayur (disebut 4 sehat) dan 5 (sempurna) adalah susu. Istilah ini sudah tidak sesuai lagi karena tidak menggambarkan berapa banyak lauk, sayur, buah, atau karbohidrat yang harus kita makan. Bisa jadi orang beranggapan makanan pokok seperti nasi harus dimakan dalam jumlah banyak supaya kenyang.
Susu yang dianggap sebagai "penyempurna" ternyata dapat menimbulkan masalah seperti diare, obesitas dan pola makan yang kurang sehat karena ada yang beranggapan tidak apa-apa kalau anak sulit makan, asal masih mau minum susu. Padahal dengan minum susu dalam jumlah banyak, anak menjadi kenyang dan semakin tidak mau makan.
Pedoman Gizi Seimbang
Pada tahun 2014 terbit PERATURAN MENTERI KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 41 TAHUN 2014 TENTANG PEDOMAN GIZI SEIMBANG yang membuat berbagai poin gizi seimbang dan pola hidup sehat. Peraturan ini juga berisi pedoman visual tentang gizi seimbang dan isi piringku. (1)
Variasi dan Porsi Makan
Tekstur MPASI
![]() |
|
![]() | |
Tekstur MPASI yang baik sesuai anjuran WHO (3) Bubur yang terlalu encer mengandung lebih banyak air sehingga kalori dan zat gizinya rendah. |
Frekuensi dan Jumlah MPASI
Cara Membuat Makanan Lumat (usia 6-9 bulan):
- Siapkan satu cangkir nasi matang dan dua cangkir air matang (bisa diganti air kaldu, kuah sayur, atau santan segar). Gunakan cangkir/mangkuk yang sama untuk menakar nasi dan air.
- Masukkan nasi dan air ke dalam panci untuk memasak, nyalakan kompor dan masak dengan api kecil sambil diaduk supaya tidak gosong. Masak sampai air berkurang/habis.
- Ambil sesendok makan bubur nasi yang sudah matang, masukkan dalam saringan kawat dan haluskan dengan bagian belakang sendok.
- Lakukan sampai semua bubur lumat.
- Campur bubur lumat ini dengan lauk lain yang sudah dihaluskan menggunakan cara yang sama atau diulek.
0 Komentar